Analisis teknikal adalah pendekatan yang mempelajari pergerakan harga saham melalui grafik dan indikator statistik. Berbeda dengan analisis fundamental yang fokus pada keuangan perusahaan, analisis teknikal percaya bahwa semua informasi sudah tercermin dalam harga.
Grafik candlestick adalah yang paling populer digunakan trader Indonesia. Setiap candle menunjukkan harga pembukaan, penutupan, tertinggi, dan terendah dalam periode tertentu. Candle hijau menandakan harga naik, sedangkan candle merah menandakan harga turun.
Beberapa indikator dasar yang perlu dipelajari antara lain Moving Average (MA) yang membantu melihat tren, Relative Strength Index (RSI) yang mengukur apakah saham sudah overbought atau oversold, dan volume perdagangan yang menunjukkan kekuatan pergerakan harga.
Support dan resistance adalah konsep penting lainnya. Support adalah level harga di mana saham cenderung berhenti turun, sedangkan resistance adalah level di mana saham cenderung berhenti naik. Memahami kedua level ini membantu Anda menentukan kapan waktu yang tepat untuk membeli atau menjual.
Ingat, tidak ada indikator yang sempurna. Gunakan kombinasi beberapa indikator untuk konfirmasi dan selalu terapkan manajemen risiko dengan memasang stop loss di setiap transaksi Anda.